5 Pola Pikir Yang Harus Dihindari Seorang Pengusaha

5 Pola Pikir Yang Harus Dihindari Seorang Pengusaha

Menjadi seorang pengusaha sudah pasti menjadi impian banyak orang.

Yah… tentunya terlepas dari apapun alasannya (yang pastinya banyak berhubungan dengan “enaknya” menjadi pengusaha hehe).


Tapi kenyataannya, mungkin banyak nih dari kita yang tidak menyadari bahwa menjadi pengusaha itu sama sekali tidak mudah (dan banyak sisi “tidak enak” nya). Karena menjadi pengusaha, berarti kita harus siap mengubah pola pikir kita.


Terutama banget nih, kita harus menghindari pola – pola pikir semacam ini.



1. Jadi Pengusaha “Gak  Perlu Pintar”

Waduh…. Ini mungkin salah satu pola pikir yang harus harus banget kita hindari.

Sering banget pastinya kita melihat pengusaha, dari yang kecil sampe yang besar, yang mungkin tingkat pendidikannya tidak tinggi, sehingga kita bisa punya anggapan semacam ini yah.


Betul sih, memang banyak pengusaha sukses yang mungkin tidak tamat kuliah, atau bahkan tidak tamat SMA bahkan SMP.

TAPI… itu sama sekali bukan berarti mereka “tidak pintar” loh!


Karena tingkat pendidikan formal itu hanya menentukan tingkat akademis seseorang, sedangkan menjadi pengusaha, tingkat akademis seringkali tidak terlalu relevan.


Sebaliknya pengusaha seringkali dituntut melakukan terobosan baru, mencari ide baru, strategi baru, yang mungkin saja itu semua tidak bisa didapatkan sama sekali di bangku pendidikan. Dan itulah justru yang membuat para pengusaha harus “pintar” bahkan “cerdas”!


Tapi… ini juga bukan berarti kamu harus langsung menghentikan kuliah kamu dan langsung berbisnis yah hehe. Yang pasti adalah kemampuan seorang pengusaha sama sekali tidak bisa diukur dari tingkat pendidikannya. Jadi yang terpenting adalah kemampuan kamu bagaimana bisa “menyiasati keadaan”. Dan di dunia pengusaha, inilah pengusaha yang “pintar”!



 

2. Jadi Pengusaha “Gak  Perlu Takut Sama Bos”

Satu lagi nih pola pikir paling “racun” yang sering didambakan banyak orang. Jadi pengusaha gak perlu takut kena omel bos lagi.


Eits eits eits… memang sih kita gak punya bos. Tapi jangan lupa, seorang pengusaha akan sangat bergantung pada satu pihak yang wewenangnya bahkan mengalahkan seorang bos sekalipun.


YUP, betul sekali! PELANGGAN!


Pelanggan adalah bos sebenarnya dalam dunia bisnis. Merekalah yang memiliki wewenang paling absolut yang akan menentukan seberapa besar bisnis kamu bisa berkembang. Seorang pelanggan bahkan bisa saja langsung membawamu kepada kekayaan ataupun langsung menghancurkan bisnismu dalam sehari loh…


Misalnya nih, untuk kamu yang memiliki bisnis di bidang jasa pembuatan website. Tidak peduli sebagus atau secanggih apapun website yang bisa kamu buat, jika kamu tidak bisa mencari calon klien yang akan memakai jasamu, maka akan sangat sulit untuk mempertahankan bisnis jasa pembuatan website yang kamu jalani.


Memang sih, pelanggan ataupun klien tidak akan menyuruhmu untuk melakukan pekerjaan ini itu, ataupun masuk tepat waktu setiap hari. Tapi kalau kamu salah langkah mengatasi mereka, mereka akan pergi, dan tentunya ini akan berakibat buruk untuk kelangsungan bisnismu.

Jadi.. kalau kamu ingin menjadi pengusaha karena kamu “tidak mau ada bos” lagi, wah kamu harus secepatnya mengubah pola pikir ini yah.




3. Jadi Pengusaha  “Lebih Bebas”

Hmmm… pola pikir yang satu ini ibaratnya seperti pedang bermata dua (asiik). Ada benarnya, tapi ada juga tidaknya.


Memang benar, jadi pengusaha di satu sisi, kamu akan lebih bebas. Kamu bisa cuti seharian penuh, kapanpun dan berapa lama pun.

Tapi ingat yah, kalau bisnismu tidak beroperasi, maka kamu tidak akan mendapatkan penghasilan loh. Beda dengan karyawan yang walaupun cuti (selama masih mendapat jatah), mereka tetap akan mendapatkan gaji perbulannya. Hehe.


Dan tentunya untuk mengembangkan bisnismu, seringkali malah kamu harus rela mengorbankan waktumu lebih banyak, karena ada banyak hal yang harus kamu pikirkan dan lakukan.


Kabar baiknya, tentunya hal ini tidak berlangsung selamanya. Setelah bisnis kamu cukup mapan dan kamu memiliki karyawan serta sistem bisnis yang baik, pastinya kamu bisa sedikit bernapas lega dan menikmati “kebebasan”mu. Tapi tentunya itu tidak bisa terjadi dalam sehari yah. Jadi kamu harus tetap berjuang keras mencapai tahap itu.




4. Jadi Pengusaha  “Lebih Cepat Kaya”

Mungkin pola pikir ini seringkali dikaitkan dengan “harapan” seseorang ketika menjadi pengusaha yah. Padahal kenyataannya enggak loh.

Memang sih, kalau kamu lihat orang – orang super kaya di dunia, hampir bisa dipastikan mereka semua adalah pengusaha. Tapi jangan lupa loh, mereka hanya “segelintir” dari jutaan pengusaha di dunia.


Lalu yang lainnya kemana?


Pastinya ada yang masih berusaha keras mengembangkan bisnisnya, mungkin juga banyak dari mereka harus bangkrut karena satu dan lain hal.

Jadi… menjadi pengusaha sama sekali bukan jaminan kita akan menjadi kaya. Satu hal yang pasti adalah kerja keras tidak akan pernah menipu hasil, jadi pastinya kamu harus tetap bekerja keras walaupun sudah menjadi pengusaha.




5. Jadi Pengusaha  “Lebih Bergengsi Dibandingkan Karyawan”

Banyak orang yang menganggap pengusaha itu “lebih bergengsi” dibandingkan karyawan. 

Wah… jangan sampai kamu berpikiran seperti ini yah.


Ingat setiap pekerjaan yang ada di dunia ini sudah memiliki porsinya masing – masing. Tidak peduli kamu sebagai pengusaha terkaya di dunia pun, kalau kamu tidak memiliki karyawan atau bahkan staff kebersihan untuk kantormu,  pada akhirnya kamu juga memiliki “keterbatasan”.


Bergengsi atau tidaknya pekerjaan seseorang seringkali hanya ada di “anggapan” orang tersebut ataupun orang lain yang “berpikiran sama”. Tapi faktanya, yang paling penting adalah dampak positif apa yang bisa kamu berikan kepada masyarakat dan orang – orang di sekitar kamu dengan profesi apapun yang kamu miliki sekarang. Itulah “gengsi” yang sebenarnya yang mudah – mudahan juga bisa kamu terapkan yah.



Pada akhirnya, kamu harus ingat bahwa menjadi pengusaha sama sekali bukan “jalan pintas” untuk mewujudkan impian kita.


Menjadi pengusaha adalah “pilihan hidup”. 

Seseorang sebaiknya memutuskan menjadi pengusaha karena dia merasa menjadi pengusaha adalah pilihan hidupnya. Hanya dengan demikianlah maka dia bisa menikmati perjalanan panjang menjadi seorang pengusaha, dan pada akhirnya benar  - benar menikmati buah manis seorang pengusaha sesungguhnya.


Jadi untuk kamu yang ingin menjadi pengusaha, saatnya untuk menghindari pola – pola pikir di atas, kalahkan tantangan yang ada di depan matamu dan nikmati perjalanan menuju kesuksesan sejatimu! :)